Total Tayangan Halaman

Medis Sosial

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 23 September 2014

Renungan: Hikmah Dibalik Cobaan





يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ


"Wahai orang-orang yang beriman,
bersabarlah kamu dan kuatkan kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (diperbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, agar kamu beruntung." (QS. Ali Imran: 200)


Banyak orang yang mendapatkan musibah, musibah yang akan mengangkat derajat seorang mukmin

Hati mana yang tidak pernah bersedih, ketika yang tercinta telah pergi maka engkaupun bersedih lalu menangis

Allah tidak akan menimpakan musibah yang menghancurkan dada, memecahkan kepala, tidak ada musibah yang seperti itu, tidak seperti gunung yang meledak. Allah tidak membebani kecuali sesuatu yang dia mampu

Hati mana yang tidak pernah bersedih ketika musibah silih berganti, maka engkaupun bersedih lalu menangis

Hati mana yang tidak pernah bersedih..

Cukup satu doa dan jutaan doa yang pernah tercucap, doa yang dapat membalut luka karena kesedihan dan kepenatan dunia, doa yang telah diajarkan kekasih tercinta


مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا ۚإِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ


"Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah." (QS. Al Haddid: 22)


اللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ ابْنُ عَبْدِكَ ابْنُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ وَنُوْرَ صَدْرِيْ وَجَلاَءَ حُزْنِيْ وَذَهَابَ هَمِّيْ

“Ya Allah, sesungguhnya saya adalah hamba-Mu, putra hamba laki-laki-Mu, putra hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di Tangan-Mu, telah berlalu padaku hukum-Mu, adil ketentuan-Mu untukku. Saya meminta kepada-Mu dengan seluruh Nama yang Engkau miliki, yang Engkau menamakannya untuk Diri-Mu atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhluk-Mu atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu atau yang Engkau simpan dalam ilmu ghaib yang ada di sisi-Mu. Jadikanlah Al-Qur`an sebagai musim semi (penyejuk) hatiku dan cahaya dadaku, pengusir kesedihanku serta penghilang kegundahanku.” Maka akan Allah hilangkan kegundahan dan kesedihannya dan akan diganti dengan diberikan jalan keluar dan kegembiraan.” Tiba-tiba ada yang bertanya: “Ya Rasulullah, tidakkah kami ajarkan do’a ini (kepada orang lain)”? Maka Rasulullah menjawab: “Ya, selayaknya bagi siapa saja yang mendengarnya agar mengajarkannya (kepada yang lain).”(HR. Ahmad no.3712)
Banyak orang yang mendapatkan musibah, bayangkan besarnya pahala yang diberikan oleh Allah..
Anda akan diberi ganjaran sesuai dengan apa yang anda rasakan..

إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلَا

Sesungguhnya besarnya pahala, bersamaan dengan besarnya musibah..

Bayangkan besarnya pahala dan bayangkan bahwa anda dapat merubah hidup..

Dan mudah mudahan kita berbahagia di dunia sebelum di akhirat..

Jadikan Al Quran sebagai penyejuk katiku





0 komentar:

Posting Komentar