Kereta Api Kamandaka
Kereta merupakan alat transportasi publik yang sudah ada sejak zaman penjajahan. Dahulu transportasi keteta terkenal kumuh, aroma gerbang yang tidak enak dari bau rokok, bau sampah.
Namun di era Pak Ignasius Jonan yang saat itu selaku sebagai Dirut KAI, melakukan banyak revolusi besar-besaran, dari yang membuat kebijakan satu tiket satu orang, dan memberlakukan tiket online yang sangat mempermudah seseorang untuk mendapatkannya, pembayaran bisa via atm, maupun minimarket.
Saat ini saya akan sedikit mereview kereta api Kamandaka. Kereta Kamandaka merupakan kereta oprasional milik DAOP 5 Purwokerto. Awal di luncurkan pada tahun 2013 membuka keberangkatan 2 x dalam sehari yaitu jam 5 pagi dan sore. Karena respon masyatakat yang sangat antusias, pada tahun 2014 kereta Api Kamandaka membuka jadwal siang hari yaitu pukul siang. Untuk rute perjalanan kereta api Kamandaka diawali dari Stasiun Purwokerto - Bumiayu - Slawi - Tegal - Pemalang - Pekalongan - Waleri - Semarang Poncol - Semarang Tawang. Rute keberangkatan berlaku juga dari Semarang Tawang hingga berahir di Purwokerto. Untuk harga tiket bervarissi dari 60.000 hingga 90.000. Perbedaan itu dilihat dari tempat duduk. Biasanya untuk harga yang murah kursi penumpang dekat dengan toilet, dan untuk harga mahal biasanya dekat dengan pintu keluar stasiun, dan beberapa kebijakan yang hanya diketahui oleh pihak KAI.
Daftar menu restorasi KAI per 2016

0 komentar:
Posting Komentar